Baterai laptop merupakan
bagian dari komponen laptop yang harganya terbilang cukup mahal. Oleh
karena itu kebanyakan orang yang mengalami kerusakan pada baterai laptopnya
akan berfikir dua kali untuk mengganti baterai laptopnya dengan baterai yang
baru. Apalagi jika laptop yang sobat miliki adalah laptop lama alias laptop
tua, mungkin yang ada dibenak sobat lebih baik ganti baru saja laptopnya
sekalian.
Namun sobat jangan khawatir,
untungnya ada banyak cara untuk memperbaiki baterai laptop sobat. Mulai dari
cara teknis, cara - cara menarik yang non teknis dan cara aneh dan unik yang
tak pernah terpikirkan oleh sobat.
Dalam artikel ini saya akan membuat
5 cara ampuh memberbaiki baterai laptop yang rusak maupun yang mati. Jika sobat
mempunyai metode lain yang lebih ampuh dan bekerja dengan baik, mohon kiranya
sobat berbaik hati masukkan atau meninggalkan metode tersebut di kolom komentar
agar kita dapat menikmati maanfaat dari cara tersebut.
Baik inilah 5 cara ampuh memperbaiki baterai laptop
yang rusak dan mati :
Cara ke 1 -
Metode Pembekuan
Metode pembekuan ini biasa disebut The Freezing Method. Saya pernah menonton sebuah film dimana seseorang yang terjebak di salju dengan telepon yang sudah mati, lalu orang tersebut mengeluarkan baterai lalu memasukkan baterai tersebut ke dalam salju dalam waktu yang lumayan lama, lalu baterai tersebut dapat menyala kembali.
Saya belum tau pasti hal tersebut
benar atau tidak, namun sobat bisa mencoba metode tersebut dengan cara yang
lebih aman. Berikut langkah - langkah yang dibutuhkan :
- Langkah ke 1 : Keluarkan baterai dan
masukkan ke dalam plastik putih transparan yang biasa dipakai untuk
membuat es batu, lalu ikat dengan baik
- Langkah ke 2 : Masukkan baterai yang telah
dibungkus plasti tersebut ke dalam freezer yg terdapat di dalam kulkas.
Diamkan di sana selama 12 jam, ada juga yang menyarankan diamkan selama 24
jam namun saya tidak menyarankan lebih dari 24 jam.
- Langkah ke 3 : Setelah selesai ambil
ambil kantong plastik tersebut dan bersihkan es yang menempel pada kantong
plastik. Lalu keluarkan baterai dan diamkan sampai baterai hangat mencapai
suhu kamar.
- Langkah ke 4 : Bersihkan baterai lalu masukkan
ke dalam laptop dan charge sampai penuh.
- Langkah ke 5 : Setelah diisi, cabut colokan charger dan diamkan laptop dalam beberapa saat setelah itu coba hidupkan.
Perhatian! Sobat hanya bisa melakukan metode ini pada baterai
NiCD atau NiMH. Jika sobat mencoba pada baterai lithium, itu malah akan membuat
baterai semakin buruk kinerjanya. Sayangnya tidak ada cara untuk memperbaiki
baterai lithium.
Oleh karena itu sebelumnya sobat
harus mengetahui apa spesifikasi sobat dan jenis baterai laptop sobat. Untuk
baterai lithium, sobat mungkin tidak dapat memperbaikinya tapi sobat dapat
memperpanjang umur baterai. Baca cara ke 2 untuk mengetahui
cara memperpanjang umur baterai lithium.
Cara ke 2 -
Dinginkan Laptop Anda
Jika jenis baterai laptop sobat
adalah lithium, sobat dapat memperpanjang usia pakai baterai sobat dengan cara
membuat laptop sobat tetap dingin saat digunakan. Jika laptop sobat
sering panas, itu akan memberi dampak atau efek buruk pada baterai sobat, dan
tersebut membuat usia pakai baterai sobat lebih pendek. Sobat dapat menjaga
suhu laptop sobat agar tetap dingin yaitu dengan cara memberi laptop colling pad
pada laptop sobat saat di operasikan.
Cara ke 3 -
Kalibrasi Baterai
Bagi baterai baru mungkin hal ini
tidak dibutuhkan, tetapi jika baterai sobat adalah baterai tua yang sedang
sekarat, maka anda sangat perlu untuk mengkalibrasi ulang baterai anda. Proses
kalibrasi atau kalibrasi ulang ini sangat diperlukan untuk baterai tua, karena
kadang - kadang sistem operasi tidak benar -benar mengetahui secara tepat
berapa banyak kapasitas yang tersisa dalam baterai.
Terkadang kita mendapati bahwa
sistem operasi mengatakan bahwa sobat memiliki waktu 35 menit baterai yang
tersisa, tetapi laptop mati lebih cepat dari waktu yang dikatakan sistem. Itu
menunjukkan bahwa baterai sobat harus dikalibrasi ulang.
Berikut cara mengkalibrasi baterai
sobat ( cara manual ) :
- Langkah ke 1 : Isi baterai sobat
terlebih dahulu sampai mencapai 100% atau sampai penuh.
- Langkah ke 2 : Biarkan baterai
terpakai setidaknya selama dua jam dengan keadaan tersambung dengan
jaringan listrik. Ini akan memastikan baterai sudah agak dingin dari panas
akibat proses charging. Anda bisa tetap menggunakan laptop dengan normal.
Tapi jangan dipakai untuk pekerjaan yang berat. Lebih baik biarkan dia
menyala tanpa dipakai.
- Langkah ke 3 : Sebelum
meninggalkannya, masuk ke power management settings, dan atur supaya
laptop sobat otomatis ke mode sleep atau hibernate ketika kapasitas
baterai tinggal 5%, seperti ini:
- Langkah ke 4 : Lepas charger dari laptop dan
jaringan listrik, dan biarkan laptop sobat menyala sampai baterainya
habis, toh, tadi kan sudah diatur untuk pindah mode ke sleep atau
hibernate ketika tinggal 5% kan?
- Langkah ke 5 : Jika sobat tidak sedang
perlu menggunakannya dalam proses ini, aturlah supaya laptop tidak ke mode
sleep atau hibernate dalam keadaan idle. Jika nanti laptop anda masuk ke
mode power-saving ketika anda tinggalkan, ya, percuma saja kan, tidak bisa
menguras baterainya.
- Langkah ke 6 : Baterai laptop sobat
akan terpakai dan laptop akan mati. Biarkan setidaknya 5 jam atau lebih.
- Langkah ke 7 : Silahkan charge ulang
laptop anda sampai penuh 100%. Dalam proses ini anda boleh menggunakannya
secara normal.
- Langkah ke 8 : Sekarang, waktunya
sobat mengembalikan setting power management seperti semula.Seharusnya,
sekarang laptop sobat akan menampilkan informasi kapasitas baterai dan
waktu tersisa pemakaian secara lebih akurat.
Cara ke 4 -
Lepaskan Baterai saat Menggunakan Laptop Sambil Di Hubungkan ke sumber daya
Jika baterai laptop
sobat bisa dilepaskan dari laptop, maka sobat dapat melepaskan baterai saat
sobat sedang mengoperasikan laptop sambil meng charge atau tersambung ke sumber
daya. Anda harus mencoba ini, namun ada beberapa laptop yang tidak bisa bekerja
dengan baik saat baterai dilepas. Namun jika laptop sobat baik - baik saja saat
betaerai dilepas dan terhubung ke sumber daya sepanjang waktu, maka tersebut
dapat membantu untuk meningkatkan umur baterai sobat.
Dengan dilepasnya
baterai saat dioperasikan maka hal tersebut dapat meminimalisir reaksi kimia
pada baterai sobat dan itu dapat meningkatkan umur pakai baterai sobat.
Namun tentu saja sobat
harus memastikan bahwa sobat tidak tinggal di daerah yang sering terjadi
listrik padam, karena hal tersebut dapat merugikan sobat dan data yang sobat
kerjakan dapat hilang. Nah metode yang kelima ini adalah metode yang terbaik.
Cara ke 5 - Cabut Setelah Terisi Penuh
Selain itu sobat juga
bisa menunggu sampai baterai 100% terisi penuh dan langsung cabut dari
komputer, saat baterai mau habis, contoh daya baterai kurang dari 5%, langsung
saja hubungkan dan isi daya. Akan tetapi ini akan mengurangi masa pakai pada
baterai ion lithium.
Maka dari itu untuk
baterai lithium disarankan mengisi baterai tersebut saat daya baterai 35%
sampai 45%, lalu isi daya sampai 75 sampai 85%. Kedengarannya gila, tapi hal
tersebut memanjangkan umur pakai baterai terpanjang, karena tidak terlalu lama
memakan waktu pemakaian dan pengisian daya.
Metode - metode di atas
memang memerlukan sedikit pekerjaan, tapi it's woth. Jika sobat benar - benar
ingin meningkatkan umur baterai anda, sobat bisa mengikuti metode - metode di
atas.
Jika sobat - sobat
sekalian memiliki metode lain di luar metode yang ada di atas, sobat bisa
mencantumkannya dikolom komentar. Selamat Mencoba.




2 comments
bagus nih artikelnya sangat bermanfaat
Iya bro.. padat berisi.. mantap
EmoticonEmoticon